logo-bilitano-morowali
Search
Close this search box.

IMA Sulteng Makassar Soroti Dugaan Kasus Pelecehan oleh Oknum Anggota DPRD Tojo Una-Una

Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah Makassar (IMA Sulteng Makassar) menyoroti secara serius dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna). Mahasiswa mendesak agar terduga pelaku segera mengundurkan diri dari jabatannya serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini mencuat setelah seorang perempuan berusia 25 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Ampana melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke pihak kepolisian. Korban, didampingi kuasa hukumnya, telah membuat laporan polisi (LP) di Polres Tojo Una-Una pada Kamis (11/12) dengan nomor LP/B/342/XII/2025/SPKT/POLRES TOJO UNA-UNA.

Wakil Ketua Umum IMA Sulteng Makassar, Moh. Setiawan Kure, menyatakan keprihatinannya sekaligus mengecam keras tindakan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat publik tersebut.

“Peristiwa ini sangat miris. Seorang pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan justru diduga melakukan tindakan yang tidak terpuji,” ujar Setiawan Kure di Makassar.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dugaan pelecehan tersebut terjadi di rumah jabatan (rujab) DPRD Kabupaten Tojo Una-Una. Namun, hingga saat ini, kronologi lengkap kejadian belum disampaikan secara rinci oleh para saksi.

Setiawan Kure menegaskan bahwa kasus ini harus ditindaklanjuti secara serius hingga tuntas di ranah hukum. Menurutnya, penegakan hukum yang adil penting untuk melindungi korban dan mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.

Atas dasar itu, IMA Sulteng Makassar menyampaikan dua tuntutan utama:

  • Mendesak oknum anggota DPRD tersebut segera mengundurkan diri dari jabatannya.

  • Meminta aparat penegak hukum memproses terduga pelaku secara adil dan setimpal sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga rilis berita ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan resmi maupun klarifikasi dari pihak terduga pelaku terkait laporan yang telah masuk ke kepolisian.

share it
Facebook
X
WhatsApp
Email

Berita Terkait