Cabang olahraga sepak bola berhasil dimenangkan oleh Kecamatan Bungku Timur setelah menumbangkan Kecamatan Wita Ponda pada laga final Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Morowali Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Sangiang Kinambuka, Rabu (3/12/2025). Pertandingan berjalan dramatis, dengan saling serang antara kedua tim.
Bungku Timur unggul cepat melalui tiga gol tanpa balas yang bertahan hingga laga usai. Gol-gol tersebut dicetak oleh Zikrullah pada menit ke-8, serta Mohammad Alif Safitra yang memborong dua gol pada menit ke-15 dan 35. Hingga peluit akhir dibunyikan, Bungku Timur mempertahankan keunggulan tanpa kebobolan.
Keberhasilan Bungku Timur juga tidak lepas dari penampilan gemilang sang kiper, Kaharuddin, yang kembali mencatatkan clean sheet dan belum pernah kebobolan selama kompetisi berlangsung.
Manajer Kecamatan Bungku Timur, Abd. Kasim, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Morowali atas penyelenggaraan Porkab II sebagai ajang bergengsi untuk menampilkan atlet-atlet berbakat dari setiap kecamatan. Ia menyebut keberhasilan ini menjadi kebanggaan besar bagi masyarakat Bungku Timur karena berhasil meraih juara I sekaligus medali emas.
“Kami juga berterima kasih kepada pemerintah kecamatan, khususnya kepada Camat Bungku Timur, Arsan, S.Pd.I., M.M. Meskipun dengan berbagai keterbatasan, beliau selalu memberikan dukungan penuh, baik material maupun nonmaterial, sejak persiapan hingga kompetisi berlangsung,” ujar Abd. Kasim.
Ia menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil proses panjang, termasuk latihan fisik, disiplin pemain, serta kerja keras tim kepelatihan. Menurutnya, keberhasilan tim tidak lahir dari satu orang, melainkan dari kolaborasi tiga pelatih: Coach Abdilah sebagai pelatih senior, serta dua pelatih muda, Coach Ruslin dan Coach Fadel, yang berperan mengembangkan kemampuan para pemain.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda di 10 desa se-Kecamatan Bungku Timur. Kita ingin semakin banyak bibit-bibit muda pesepak bola agar peluang meraih prestasi lebih besar di masa depan,” tambahnya.
Head Coach Bungku Timur, Ruslin, juga menyampaikan harapan agar kegiatan seperti Porkab dapat menjadi langkah awal menciptakan generasi pesepak bola hebat yang mampu mewakili Morowali di tingkat yang lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya pembinaan sejak usia dini.
“Untuk menghidupkan minat generasi muda, diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa. Kita harus aktif memberikan edukasi dan latihan agar teknik individu dan kekompakan tim terus meningkat. Dengan begitu, setiap event atau turnamen besar, baik di daerah maupun luar daerah, para atlet kita siap bersaing,” tutup Ruslin.





