logo-bilitano-morowali
Search
Close this search box.

Menggugah Kesadaran Agraria, IMA SULTENG Makassar Nobar Dokumenter Buol

Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah (IMA SULTENG) Makassar gelar kegiatan Nobar dan Diskusi Film Dokumenter di Dinamika Coffee House, Makassar, pada Sabtu, 16 Agustus 2025. Adapun film dokumenter yang diangkat berjudul Buol Bertahan di Tanah Harapan yang digarap Watchdoc Documentary.

Ketua IMA SULTENG Makassar sekaligus pemantik diskusi, Muhammad Afdhal Syahputra, menyampaikan film tersebut memperlihatkan ketamakan oligarki dalam membuat industri yang ekstraktif. Menurutnya, kurangnya peran pemerintah juga menambah penderitaan masyarakat Buol.

”Hegemoni yang dilakukan pemerintah dan perusahaan dalam melanggengkan tujuannya, kini menghancurkan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Ia kemudian menceritakan perjalanan penuh perjuangan para petani lokal, dalam mempertahankan tanah mereka dari perluasan perkebunan kelapa sawit yang semakin mendominasi wilayah itu. ”Di Kabupaten Buol, persoalan agraria masih menjadi masalah yang tak kunjung terselesaikan,” ungkapnya.

Bersamaan dengan meluasnya ekspansi perusahaan sawit, para petani harus menghadapi beragam tantangan, mulai dari kehilangan lahan hingga tekanan dalam aspek sosial maupun ekonomi.

Selanjutnya, Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar itu mengatakan, diskusi yang dilakukan menjadi langkah awal untuk mengenal permasalahan yang ada di Sulawesi Tengah. ”Ini bentuk kepedulian kita terhadap realitas yang ada di kampung kita,” tegasnya.

Dikutip dari buolonline.com, film dokumenter Bertahan di Tanah Harapan hadir untuk merekam kenyataan pahit sekaligus menghadirkan suara-suara petani yang selama ini sering terpinggirkan.

Lewat wawancara mendalam dan rekaman langsung dari lapangan, dokumenter ini menampilkan bagaimana warga desa berjuang mempertahankan hak mereka atas tanah. Mulai dari aksi demonstrasi hingga jalur hukum, film ini memperlihatkan kerumitan persoalan agraria di Buol serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari..

Masyarakat Buol dan sekitarnya diajak untuk menyaksikan langsung kisah nyata yang terjadi di tanah mereka sendiri. Melalui tontonan ini, diharapkan publik semakin memahami pentingnya menjaga hak atas tanah dan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan.

Melalui karya ini, para pembuat film ingin menegaskan bahwa perjuangan petani bukan semata soal mempertahankan tanah, melainkan juga tentang hak asasi, keberlanjutan lingkungan, dan keadilan sosial.

share it
Facebook
X
WhatsApp
Email

Berita Terkait