Sikap Kepala Dinas Pendidikan Morowali yang dinilai arogan dan diduga meremehkan massa aksi Aliansi Mahasiswa Morowali (AMM) pada Jumat, 19 September 2025 menuai kecaman. Aksi yang menuntut transparansi beasiswa daerah itu berakhir dengan kekecewaan akibat respons pejabat yang dianggap tidak simpatik.
Ketua P3MP_Palu, Moh. Azril, menilai sikap pejabat tersebut mencerminkan kegagalan dalam menjalankan fungsi pelayanan publik. “Seharusnya seorang pejabat, terlebih setingkat kepala dinas, mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menanggapi aspirasi mahasiswa. Sikap arogan, apalagi yang cenderung meremehkan, adalah cerminan kegagalan,” tegas Azril pada Selasa, 23 September 2025.
Menurut Azril, insiden ini telah menggores citra birokrasi yang seharusnya mengutamakan pelayanan, bukan bersikap otoriter. Pihaknya mendesak Bupati Morowali untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas terkait dan memberikan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
P3MP_Palu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengadvokasi hak-hak mahasiswa. Mereka menekankan bahwa aspirasi adalah amanah yang harus dihormati. “Kami akan terus bersuara menuntut keadilan dan memastikan setiap pejabat publik bekerja sesuai dengan koridor hukum dan etika. Aspirasi adalah amanah yang harus dijaga, bukan diabaikan,” pungkas Azril.





